Total Tayangan Laman Dan Jumlah Jeme Bekunjung Ke Mari

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia

Berita cerita berbagi informasi Akun Instagram Murah Jual Jasa Tambah Beli Followers Instagram

Sabtu, 27 Oktober 2012

HIPERTENSI

Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Hipertensi

Kategori: Kardiovaskuler
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit kronis yang paling banyak dijumpai. Seseorang dianggap mengidap hipertensi bila secara berulang hasil pemeriksaan tekanan darahnya melebihi 140/90 mm Hg. Ada dua jenis hipertensi:
Hipertensi primer/esensial di mana tidak ada hal spesifik yang menjadi penyebabnya. Sekitar 90-95% hipertensi adalah jenis ini.
Hipertensi sekunder, yaitu hipertensi yang disebabkan oleh kelainan atau penyakit lain, misalnya karena stress, sakit ginjal, preeklamsia, atau apnea (sesak napas saat tidur).
Berbagai studi menunjukkan bahwa hipertensi meningkatkan risiko kematian dan penyakit. Bila tidak dilakukan penanganan, sekitar 70% pasien hipertensi kronis akan meninggal karena jantung koroner atau gagal jantung, 15% terkena kerusakan jaringan otak, dan 10% mengalami gagal ginjal. Untungnya, peningkatan kesadaran dan kontrol atas hipertensi telah berhasil menekan risikonya hingga 50%.
Tanda atau gejala hipertensi

Hipertensi primer biasanya tidak menimbulkan gejala sampai setelah menahun. Penemuan hipertensi biasanya terjadi pada saat pemeriksaan rutin atau kunjungan ke dokter. Beberapa gejala hipertensi primer yang mungkin dirasakan:
Sakit kepala, biasanya di pagi hari sewaktu bangun tidur
Bingung
Bising (bunyi “nging”) di telinga
Jantung berdebar-debar
Penglihatan kabur
Mimisan
Hematuria (darah dalam urin)
Tidak ada perbedaan tekanan darah walaupun berubah posisi
Hipertensi sekunder menunjukkan gejala yang sama, dengan sedikit perbedaan yaitu tekanan darah biasanya turun bila pengukuran dilakukan pada posisi berdiri.
Bagaimana mengurangi risiko hipertensi?

Pada hipertensi sekunder, hipertensi harus diatasi dengan menghilangkan penyebabnya. Walaupun hipertensi primer tidak memiliki penyebab spesifik, ada sejumlah faktor risiko yang memicu kehadirannya. Berikut adalah hal yang mengurangi risiko Anda bila sudah terkena hipertensi primer:
1. Jalani pola atau gaya hidup yang lebih sehat:
berhenti merokok
mengurangi berat badan (bila kegemukan)
mengurangi konsumsi garam sehingga asupan sodium kurang dari 100 mmol/hari
melakukan olah raga 30-45 menit per hari.
bila Anda menderita diabetes, jaga kondisi agar kadar gula darah terkendali
2. Dengan bantuan obat-obatan, usahakan untuk mengendalikan tekanan darah tidak lebih dari 140/90 mmHg (atau 135/85 mmHg bila menderita diabetes). Ada tiga kategori umum obat antihipertensi, yaitu yang berfungsi mengurangi volume darah (diuretic), menekan resistensi pembuluh darah (vasodilator) dan mengurangi kerja jantung (cardioinhibitory).

garlicRekomendasi:
Herbagold Garlic adalah produk herbal berbahan 100% ekstrak bawang putih (allium sativum bulbus) pilihan.Bawang putih sudah lama dikenal sebagai obat alami pencegah/ penurun tekanan darah tinggi dan pencegah aterosklerosis yang menyebabkan stroke.
Manfaat: membantu mencegah agregasi platelet dan meningkatkan aktivitas fibrinolitik sehingga sangat baik untuk penderita darah tinggi, kolesterol tinggi dan penyakit jantung serta bersifat antibakteri, antiparasit, dan antikanker.


SUMBER MajalahKesehatan.com
PENYAKIT & KONDISI
Gangguan tidur
Gejala Penyakit
Gigi & Mulut
Imunologi
Infeksi
Kanker
Kardiovaskuler
Kesehatan Jiwa
Kesehatan mata
Kesehatan Pria
Kesehatan Wanita
Kulit & Kelamin
Masalah Kongenital
Pencernaan
Seks & Reproduksi
Saraf, otot & otak
THT
Tulang & Sendi
GAYA HIDUP
Perawatan tubuh
Olah raga
Pencegahan penyakit
Pengetahuan populer
Makanan sehat
Asuransi kesehatan
Puasa
IBU & BALITA
Kehamilan
Perawatan bayi
Makanan balita
Kesehatan Anak
Konsultasi Pediatrik
OBAT
Pengetahuan obat
Obat alami
SUMBERDAYA
Download
Kalkulator Kesehatan
Tabel BB Anak
Kuis Kesehatan
Kamus Kesehatan
Keluarga Berencana
E-STORE
Makanan Kesehatan
KONTAK
Kirim Artikel
Kontak Kami
Pasang Iklan
Konsultasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar